Ketika karet 20cm diperjualbelikan

11 Juni 2011
[00:00 AM]
Badan baru saja kuhempaskan ketempat tidur,mata sudah mulai saya pejamkan,diruang keluarga sana masih terdengar adik saya menonton sebuah tayangan televisi yang kelihatannya cukup seru,ya saya memang sempat melihat tayangan tersebut segelintir,teriakan dinosaurus bercampur dengan jeritan manusia yang baru sadar betapa berharganya hidup ini.

Cuma bukan film itu yang mau saya bahas di tulisan ini.
Sepertinya saya sedang memasuki tahap alpha dalam tidur saya,sebelum tidur memang cukup banyak yang saya pikirkan,namun sekejap pikiran tersebut buyar ketika mendengar sebuah iklan ditelevisi.

alamak ada orang bersiul-siul sambil terdengar gumaman seorang wanita

  Sekejap pula saya sedikit tersenyum mendengarnya,dan dari suara itulah terbesit ide saya untuk menulis disini.

  Saya yakin para pembaca pasti tahu iklan apa yang saya sebutkan diatas.Dilihat dari waktu tayang dan isi iklan tersebut, saya yakin mereka sudah menimbang banyak hal dari sini agama,budaya dan reaksi dari kelompok FPI sepertinya :P .

    Benda satu itu memang sangat sakral dan diagung-agungkan akhir-akhir ini, mungkin saya berlebihan. Namun bukankah hal seperti ini dapat dikatakan masuk akal ?,ketika maraknya wabah PMS , munculah karet 20cm yang sepertinya mampu memutus rantai penyakit-penyakit yang ada,namun ketika para maestro kesehatan bernafas lega dengan pernemuan yang ada ini, sekarang malah gantian pihak rohaniawan yang geleng-geleng kepala dengan semakin maraknya pergaulan bebas yang dianggap lebih aman dibanding sebelumnya.

   Saya sendiri pun dibuat bingung benda ini, bukan berarti dalam cara penggunaannya lho (saya baru saja tamat SMA dan syukur saya masih dapat menjaga batasan pergaulan). Tapi apakah benda ini lebih banyak manfaatnya atau pada akhirnya hanya membawa kehancuran moral.

   Karet tetaplah karet,sifatnya elastis dan dapat kembali ke bentuk semula. Berbeda dengan manusia,sekali berubah sulit untuk kembali ke bentuk semula,berpikir rasional dan selalu meminta bimbingan Tuhan merupakan upaya terbaik agar selalu right on the track.

   Dan sekarang mata saya pun kembali berat,semoga bisa lekas tidur :)

Tentang rizkimezo

Hobi bermain kata
This entry was posted in opinion. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s